HendraUfa

Polres Payakumbuh amankan 303 pelanggar PSBB

Kabasago - Polres Payakumbuh bersama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan penindakan terhadap 303 orang Pelanggar PSBB di Kota Payakumbuh.

Penindakan tersebut dilaksanakan selama 7 hari sejak Jumat (8/5) hingga Kamis (14/5).

"Rata-rata pelaku pelanggaran yang ditindak karena tidak menggunakan masker serta tidak mematuhi prinsip PSBB yaitu menjaga jarak dan menghindari keramaian (Social/Psycal Stancing)", ucap Kabag Ops Polres Payakumbuh Kompol Bresman Simanjuntak.

"Pelanggar PSBB tersebut diamankan di Polres Payakumbuh dan Polsek-Polsek jajaran, lalu dilakukan pemeriksaan dengan sangkaan tindak pidana di bidang kekarantinaan kesehatan sebagaimana diatur dalam pasal 93 Jo Pasal 15 ayat 2 huruf b, UU RI No.6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dengan ancaman penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak 100 juta rupiah", lanjut Perwira menengah  yang pernah bertugas di Polres Solok Kota.

Para pelanggar tersebut diperkenankan pulang Setelah membuat surat pernyataan dan berjanji tidak melakukan perbuatan yang sama.

Ditempat terpisah, Kapolres Payakumbuh AKBP Doni Setiawan melaksanakan pemantauan lansung dipusat Kota Payakumbuh. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana keefektifan pelaksanaan PSBB di Kota Payakumbuh.

"Kita patut bersyukur bahwa upaya penertiban PSBB membuahkan hasil yang cukup signifikan dan sudah mulai ditaati oleh warga. Bisa dikatakan penindakan yang dilakukan sudah memberikan efek jera kepada masyarakat. Tidak gampang melakukan hal ini. Ini adalah hasil kerja kita bersama yang kita lakukan secara konsisten“, kata Doni.