HendraUfa

Kota Payakumbuh izinkan penggunaan rumah ibadah untuk Sholat Jumat, ini syaratnya.

Kabag Kesra Payakumbuh, Ul Fachri mengatakan pada masa transisi menuju masa New Normal Life, Unsur Pemerintah dan sejumlah Ormas Islam sepakat mengizinkan penggunaan rumah ibadah khusus untuk sholat Jumat. Hal tersebut disampaikan Ul Fachri pada saat rapat pembahasan pemberian izin rumah ibadah di Kantor Kemenag Kota Payakumbuh pada hari Jumat (29/5).


Rapat yang dipimpin Kabag Kesra ini dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Payakumbuh, Iptu Luhur Fachri Utomo, Kasat Binmas, AKP Hikmah, Kakankesbangpol, Budhy D Permana, Kakankamenag, Drs. Ramza Husmen, M.Pd, Kasat PolPP&Damkar, Devitra, Kasi Intel Kajari, Robby Prasetya. 

Rapat dihadiri juga Kepala KUA se Kota Payakumbuh, Ketua MUI, Mismardi, BA, Ketua FKUB, Erman Ali, Ketua Dewan Masjid, Drs. Ali Amran dan Ketua MUI Kecamatan se Kota Payakumbuh.

"Pemberiaan izin penggunaan rumah ibadah tersebut hanya khusus untuk sholat Jumat dan harus memenuhi SOP yang ditetapkan", kata Ul Fachri.


Adapun SOP yang harus dipenuhi antara lain:
a. Mewajibkan penggunaan masker selama beribadah
b. Masjid menyediakan tempat cuci tangan
c. Jemaah wajib membawa sajadah
d. Menjaga jarak 1 meter
e. Memperbolehkan menggunakan musholla/surau untuk sholat jumat
f. Pengurus menyediakan alat pengukur suhu
d. Mengguanakan baju lengan panjang
e. Melarang orang yang sakit dan anak-anak untuk sholat jumat
f. Membatasi ceramah selama 10 menit
g. Penggunaan tempat tempat tersebut dalam waktu sementara.
h. Pengurus masjid membentuk Posko yang akan bertanggung jawab untuk melaksanakan ibadah.
i. Dilarang nengedarkan kotak infaq.