HendraUfa

Kepala Jorong dilarikan kerumah sakit setelah cekcok dengan warga

Dasril Dt Bagindo Nan Hitam (51) Kepala Jorong Tanjung Haro Utara, Kec. Luak, Kabupaten 50 Kota harus dilarikan kerumah sakit Adnan WD Payakumbuh pada hari kamis (22/5) setelah cekcok dengan salah seorang warganya.

Adalah Raimus warga Kejorongan Tanjung Hato Utara yang datang ke lokasi penyaluran BLT Provinsi di Kantor Kenagarian Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang.

Pria yang yang berusia 68 tahun tersebut mempertanyakan kenapa dia tidak mendapatkan BLT baik dari Kemensos atau Provinsi. Kepala Jorong dan sejumlah perangkat Kenagarian memberikan pemahaman namun yang bersangkutan tidak menerima dan tetap bersikeras.

Kepala Jorong Dasril karena berusaha menahan emosi, akhirnya pusing dan dibawa ke Puskesmas terdekat yang selanjutnya dirujuk ke RS Adnan WD karena tensinya lebih dari 200.

Kapolsek Luhak, AKP Amirwan, SH yang dihubungi Kabasago.com membenarkan peristiwa tersebut. "Memang benar Kepala Jorong Dasril telah dibawa ke RS Adnan WD Payakumbuh karena tensinya lebih dari 200. Babinkamtibmas dan Babinsa setempat yang lansung mengantarkan", ucap Kapolsek yang dekat dengan masyarakat.

"Tidak ada kontak fisik antara kedua belah pihak. Yang terjadi adalah salah seorang warga tidak menerima BLT sementara dia merasa berhak dan mempertanyakan hingga terjadi cekcok mulut", lanjut Amirwan.

Sejumlah sumber dilapangan menyebutkan jika Dasril dan Raimus bertetangga. Raimus yang berprofesi sebagai pedagang tersebut memang tidak terdaftar sebagai penerima BLT karena tidak memenuhi kriteria.


Sementara Dasril diketahui memiliki riwayat hipertensi sehingga diperlukan perawatan lanjutan.

"Anggota dan Perangkat Nagari sejak kejadian sudah dilapangan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan. Kedua belah pihak sudah diberikan pemahaman sehingga situasi kondusif", tutup Amirwan.